Minggu, 05 Juli 2020

Analisa Sederhana Pengakuan Iman Westminster (1647) Bab 32

Sebagai salah satu pengakuan iman Westminster yang hadir pada tahun 1647. Dan terus diharapkan untuk dapat melayani gereja yang ada di abad ke-21. Berikut merupakan analisa yang disandur dalam buku karya G. I. Williamson berjudul Pengakuan Iman Westminster yang ada di website Momentum. Jadi jika ingin membaca details lebih lengkapnya alangkah baiknya untuk membuka dan membeli di website Momentum.

Westminster
Westminster
Gambar oleh 
Steve Bidmead dari Pixabay -- Westminster

Sebelumnya yang merupakan Analisa Sederhana Pengakuan Iman Westminster (1647) Bab XXXI.

Berikut dibawah ini Analisa sederhana dari Pengakuan Iman Westminster Bab XXXII mengenai Keadaan Manusia Setelah Kematian, dan Kebangkitan dari Kematian

Bab XXXII Keadaan Manusia Setelah Kematian dan Kebangkitan Dari Kematian

1. Tubuh manusia setelah mati kembali menjadi debu dan diserahkan kepada kebinasaan, tetapi jiwa mereka (yang tidak mati maupun tertidur), karena memiliki subsistensi kekal, secara langsung kembali kepada Allah yang memberikannya. Jiwa orang-orang benar dijadikan sempurna di dalam kekudusan, diterima ke dalam sorga tertinggi, di mana mereka memandang wajah Allah di dalam terang dan kemuliaan-Nya, sambil menantikan penebusan sempurna bagi tubuh mereka. Sedangkan jiwa orang-orang fasik dilemparkan ke dalam neraka di mana mereka tetap berada di dalam penyiksaan dan kegelapan, disimpan untuk penghakiman di hari terakhir. Selain kedua tempat bagi jiwa yang terpisah dari tubuhnya, Alkitab tidak mengikuti tempat lain mana pun.

Analisa Bab XXXII artikel 1
Bagian dari Pengakuan Iman ini mengajarkan kepada kita :
  1. bahwa setelah kematian tubuh fisik semua manusia kembali menjadi debu dan mengalami kebinasaan;
  2. bahwa jiwa semua manusia memasuki Masa Antara (intermediate state);
  3. bahwa Masa Antara ini berbeda bagi orang benar dan bagi orang fasik, dan;
  4. bahwa masa penyucian atau penebusan dosa (purgatory) hanyalah fiksi belaka.

2. Pada hari terakhir, orang-orang yang masih hidup tidak akan mati tetapi diperubahkan; dan semua yang telah mati akan dibangkitkan dengan tubuh yang sama; bukanlah tubuh yang lain, walaupun dengan kualitas yang berbeda, yang akan disatukan kembali kepada jiwanya.
3. Tubuh orang-orang fasik akan dibangkitkan oleh kuasa Kristus untuk diserahkan ke dalam ke dalam kehinaan, sedangkan tubuh orang-orang benar akan dibangkitkan oleh Roh-Nya untuk dikaruniakan kehormatan dan dijadikan serupa dengan tubuh Kristus yang mulia.

Analisa Bab XXXII artikel 2 dan 3
Bagian Pengakuan iman ini mengajarkan kepada kita :
  1. bahwa terdapat suatu kebangkitan bersama pada akhir zaman;
  2. bahwa mereka yang masih hidup pada saat itu akan diperubahkan tanpa proses biasa (yang memakan waktu) berupa kebinasaan fisik;
  3. bahwa kebangkitan itu adalah bagi tubuh yang sama (identik dalam esensi atau substansi, tetapi berbeda dalam kualitas) yang dulu mati;
  4. bahwa tubuh ini akan disatukan kembali dengan jiwanya, dan untuk seterusnya berada dalam kondisi demikian, dan;
  5. bahwa kebangkitan ini berbeda antara orang benar dan orang fasik.

Next Lanjut pada Analisa Sederhana Pengakuan Iman Westminster Bab XXXIII.

Sumber :
Williamson, G. I. 2017. Pengakuan Iman Westminster. Surabaya: Momentum.

Sumber gambar :
Gambar oleh Steve Bidmead dari Pixabay -- Westminster